Bias
Gurat-gurat kesedihan masih tampak di mata semua anggota keluargaku setelah menyadari bahwa harta yang kami miliki bukan lah milik kami lagi...
Setelah mengalami kerugian besar akibat penipuan yang dilakukan oleh teman ayah , kini semua keadaan yang awalnya sempurna menjadi mimpi buruk. Semua harta benda yang kami miliki lenyap hilang dan musnah . Kami sekeluarga yang baru pulang dari berlibur terkejut dengan semua hal yang kami alami sekarang...
Setelah tinggal selama 1 hari di rumah orang tua ayah kini ayah memutuskan untuk pindah ke tempat baru untuk memulai kehidupan yang baru pula..
Kami pindah ke kota yang bernama Phenopeleon. Nama yang aneh saat ku pertama kali datang ke kota ini , namun apa pun keputusan ayah kami harus menurutinya....
Hari pertama di Phenopeleon
Kami merasakan hal yang tak pernah kami rasakan sebelumnya , lingkungan yang sangat baik, tidak memandang status sosial seseorang, awal yang indah untuk memulai hidup baru di phenopeleon . Kami tinggal di sebuah rumah sederhana , dibandingkan dengan rumah kami yang terdahulu. Di kota ini semua hal menjadi sama, tiada hal aset pribadi yang domina, semua hal setara seperti halnya rumah, di sini bentuk rumah hampir sama , yang membedakannya adalah cat rumahnya saja....
Hari pertama cukup menyenangkan , ayah mendapatkan pekerjaan baru , ibu memiliki toko jahit , kami termasuk kakak , aku dan adik ku mendapatkan sekolah baru yang sesuai dengan yang kami inginkan selama ini, hal – hal baik terus kami temukan . Sungguh kota yang sangat menentramkan.....
Di setiap kami memulai hari , kami menemukan hal-hal baru yang hanya ada di phenopeleon.
Tidak ada lagi kendaraan bermotor, tidak ada lagi penambangan, ataupun asap-asap pabrik. Semua menggunakan teknologi tenaga surya dan tenaga atom. Di phenopeleon jalan kaki merupakan suatu aktivitas vital yang harus kami lakukan, untuk mencapai atau berpindah tempat.
Hari pertama ku
Hari pertama ku di kampus ku yang baru....
Gedung megah dengan tatanan taman yang sangat menyenangkan , di kanan kiri pohon-pohon rindang memayungi setiap mahluk tuhan yang hendak berjalan . Sungguh ini merupakan negeri yang di impikan oleh setiap orang , yang telah lama hidup dalam kepalsuan...
Aku mendapatkan teman baru yang duduk di sampingku, dia bernama Rowant . Hal yang sangat menyenangkan saat ku pertama kali bertemu dengannya karena dia seorang anak indigo yang sangat ramah dan tidak terlihat mengurung diri di dalam dunianya sendiri.
Saat istirahat
Kami ( aku dan Rowant ) sedang berada di kantin kampus
“ gimana hari pertama di sini ?” tanya Rowant membuka pembicaraan dengan ku
“ menyenangkan “ jawabku singkat
“ begitu pun aku, hari pertama ku di phenopeleon sungguh sangat berbeda dengan yang aku alami di tempat aku tinggal dulu, kini semuanya terasa lebih mudah “ ceritanya panjang lebar kepada ku
“ boleh aku menanyakan sesuatu ?” tanya ku
“ silahkan “
“ bagaimana rasanya menjadi anak indigo ? , menyenagkan bukan ? “ tanya ku lagi padanya . Mungkin ini sangat tidak sopan , namun aku memendam rasa penasaran ingin tau bagaimana rasanya jadi anak indigo.
“ rasanya seperti kau ingin melepaskan otak mu yang telah lama tertancap di kepalamu “ jawab Rowant singkat
Aku hanya diam, aku merasa Rowant telah tersinggung dengan pertanyaan ku barusan.
“ kau pasti mengira aku tersinggu, tapi sungguh aku tidak tersinggung . Rasanya aneh kau mengetahui hal-hal yang akan kau alami di kehidupan ini . Aku bahkan ingin sekali merasakan rasanya di bohongi, tapi itu tak pernah aku alami karena aku bisa membaca pikiran lawan bicara ku “ jelasnya padaku
“ tapi menyenangkan bukan saat kau di beri anugerah bisa melihat masa depanmu sehingga kamu tidak perlu merasakan sebuah kegagalan , karena kamu bisa menentukan pilihanmu dari anugerah yang kau dapatkan ? “ tanya ku lagi
“ ku rasa kau sangat ingin menjadi seperti aku “ katanya
Aku hanya terdiam . Sambil meminum minumanku yang telah aku pesan
“ mungkin menurutmu menjadi anak indigo sangat menyenangkan , namun bagi ku inisangat menyiksa karena kau akan tahu kapan seseorang yang kau sayang akan pergi meniggalkanmu. Dan karena hal itu, kau tak mampu lagi untuk menyayangi. “ jelasnya padaku
“ tet.tet.tet.tet.tet. “ bunyi bel pertanda bahwa kami harus mengikuti mata ajaran selanjutnya
“ maaf, bukan maksudku untukku .......” belum sempatku menyelesaikan ucapanku , Rowant langsung pergi sambil berkata
“ tidak usah merasa tidak enak padaku, karena kau satu-satunya orang yang tidak dapat ku baca pikirannya dan itu sangat membuatku senang karena akhirnya do'a ku terkabulkan “ kemudian dia pergi meniggalkan ku bersama tanda tanya besar di kepalaku.....
Kesempatan besar
Aku sekarang berada di antara orang-orang di dalam keramaian pasar , aku sedang ingin mencari hadiah buat ibu yang besok berulang tahun. Aku tak tahu hadiah apa yang pantas aku berikan mengingat semua pengorbanan yang telah ibu lakukan untuk keluarga terutama aku , karena aku anak pertama ibu yang perempuan.
Aku terperangah saat melihat ada orang berbadan kuda, kurasa aku patut bersyukur karena aku tak perlu mengangkat tinggi kaki-kaki depanku saat aku hendak berlari , seperti yang dilakukan oleh manusia berkepala kuda itu.
Aku terus berjalan menyusuri jalan-jalan di tengah-tengah pertokoan yang tersusun rapi . Semua orang terpenjara dengan apa yang ada di pikiran mereka masing-masing. Aku menyadari apa yang mereka lakukan adalah untuk mewujudkan semua impian mereka.
Tak satupun menarik perhatianku , tidak satupun kecuali sebuah kotak ajaib.
“ kotak ajaib ? “ tanyaku dalam pikiranku
“ berapa ini ? “ tanyaku pada penjual
“ kau ingin memberikan ini kepada seseorang yang spesial ya ?” tanya penjual itu
“ iya , tapi sejak tadi aku berada di sini tak satupun barang spesial yang dapat aku temukan untuk dijadikan hadiah , untuk....” belum sempat aku menyelesaikan perkataanku , penjual itu memotong perkataanku dengan berkata
“ tak perlu kau katakan untuk siapa hadiah ini, yang penting kau membayar, hahahahaha “ kata penjual tersebut yang kemudian tertawa terbahak-bahak. Tapi aku rasa bercandaannya itu sangat tidal lucu
“ pilihlah sesukamu , karena kau pengunjung pertamaku, pilih hadiah untukmu sendiri dan hadiah untuk ibumu biar aku yang pilihkan” katanya singkat
Kini pikiranku penuh dengan tanda tanya , kenapa penjual ini mengetahui bahwa aku ingin mencari hadiah untuk ibu , sedangkan tadi dia sendiri yang melarangku untuk mengatakannya.
“ ya sudahlah , mungkin saja semua orang di kota ini bisa membaca pikiran kecuali aku , hehehehe “ kataku dalam hati
Aku berputar-putar di dalam toko , mencari yang ku suka, di dalam pikiranku aku berniat untuk mencari kado yang paling spesial jika seandainya kado yang diberikan penjual itu jelek , aku tukar saja kado ibu dengan kado yang aku pilih.
Setelah aku berputar-putar cukup lama hal-hal unik aku temui, mulai dari kotak surprise yang isinya boneka hantu, ikan mata 4 , kucing gimbal, roti berjalan dan yang paling aneh kura-kura pakai tongkat
“ kurasa keluargaku sudah salah tempat untuk pindah “ dalam benakku
Akhirnya aku menemukan kotak hadiah yang pantas, sebuah kotak hijau dengan motif garis-garis yang berwarna-warni , dan yang penting motif dari kotak itu dapat berubah-ubah. Sesuatu yang spesial bila ku beriakan kepada ibu.
“ kau tak mungkin memberikan kotak lusuh , rongsokan itu kan ? “ tiba-tiba penjual itu mengagetkanku dengan kedatangannya yang tiba-tiba
“ ini bagus kok, warnanya bisa berganti warna , ku kira ini sangat spesial buat kado “ ku mencoba untuk menjelaskan
“ tidak nak ini warnanya coklat dan sangat lusuh “ kata penjual itu mencoba membantah perkataanku
“ tapi ...”
“ ku kira ini kado yang sangat cocok , jika kau begitu menginginkan kotak itu ambil saja karena ku kira tak ada satupun orang yang mau menghabiskan uangnya untuk barang yang kau ambil itu “ kata penjual itu padaku
“ aku tidak ingin mendapatkannya dengan gratis , karena aku ingin sekali membelikan hadiah hasil keringatku kepada ibu “ ku coba menjelaskan
“ baiklah , kau bantu aku membereskan toko ku hari ini dan kau akan ku gaji dengan kado yang kau dan aku pilihkan ini “ penjual itu memberi penawaran
“ setuju “ dengan semangat aku menjawab
Ku mulai membersihkan toko kotak ajaib ini dengan menyusun barang-barang yang berantakan, hal-hal unik terus aku temui , waktu pertama aku datang aku melihat kura-kura memakai tongkat sekarang aku melihat kura-kura memakai sepatu roda . Toko yang aneh , kurasa itu julukan yang cocok untuk toko ini .
Saat aku selesai membereskan toko kotak ajaib itu , saat aku hendak keluar aku melihat Rowant masuk ke toko itu dengan seorang laki-laki misterius , yang memakai topi yang menutupi wajahnya.
Toko baru
Sesaat setelah perayaan ultah ibu , ayah yang sudah bangkit dari keterpurukan setelah perusahaannya diambil alih oleh temannya sendiri , kini Ayah mencoba melebarkan sayap usahanya dengan bisnis kuliner . Ayah mendapatkan modal ,dari hasil tabungannya
.
Toko itu kami beri nama guera bakery . Supaya kesan anak mudanya dapat . Aku senang di kota ini kami dapat membangun keluarga kami lagi .
Saat pertamakali kami membuka toko kue, kami memasak kue bersama . Walaupun sebenarnya yang benar-benar membuat kue adalah pegawai kami . Kami hanya menghabiskan waktu bersama . Hasil dari kegiatan kami , kue tidak terselesaikan malah kami yang berubah seperti adonan kue ...........
“ hahahahahha , hari yang sangat menyenangkan “ kurasa itu isi hati semua anggota keluargaku
Prajurit baru
Kemanapun aku pergi hampir semua hal yang aku temui merupakan hal unik yang baru aku temui. Bila di tempat tinggal ku dulu mungkin kota ini termasuk ke dalam keajaiban dunia .
Saat tiba di kampus aku bertemu dengan anak baru anak laki-laki yang sangat pendiam dan misterius aku kira .
“ hai cha ! “ sapa Rowant padaku
“ hai “ jawabku
“ itu anak baru ya ? “ tanya ku pada Rowant , sambil aku mengarahkan pandangan ke seorang anak yang sedang berdiri di samping loker mahasiswa ,untuk memberikan isyarat pada nya
“ ow, aku nggak kenal , mungkin iya anak baru , tapi nggak pentinglah “ jawabnya padaku
Saat aku mengikuti mata kuliah aku sengaja mengambil mata kuliah yang aku sukai terlebih dahulu , namun aku dikejutkan karena Rowant berada di kelas yang sama denganku.
“ hai Cha ! “ sapanya sambil melambaikan tangan
Kemudian dia langsung duduk di sampingku . Aku terdiam di dalam pikiranku aku merasa bahwa Rowant terus mengikuti ku , selama hampir 2 bulan aku berada di kampus ini entah mengapa selalu Rowant yang aku temui . Hal itu menyebabkan aku berfikir bahwa dia mencoba menjauhkan aku dari lingkungan kampus , kesannya seperti mengisolasiku.
kucing-kucingan
Aku yang merasa terintimidasi oleh Rowant , mencoba menghindar darinya . Aku memasang kuda-kuda untuk selalu mengambil langkah seribu saat Rowant mencoba mencariku .
Saat di perpustakaan
Aku berbincang dengan salah satu teman yang sering mengambil mata kuliah sama denganku .
“ ehm “ ku mencoba memecahkan suasana
“ kenapa , ada yang mau ditanyakan “ dia langsung mengerti maksud dari gelagatku
“ kamu tahu Rowant ? “
“ Rowant ? Yang mana ? “ tanyanya balik padaku
“ cowok yang selalu bersamaku kemana-mana “ ku coba menjelaskan
“ bukanya kau selalu sendiri ? kami di kelas terus membahas tentangmu, yang kami anggap aneh bahkan ada yang bilang kau sakit jiwa karena orang tua mu bangkrut , maaf jika aku tidak sopan berbicara seperti ini aku hanya ingin menyadarkanmu bahwa kau harus bangkit harta bukanlah segalanya ini phenopeleon kau dapat memulai dan mewujudkan semua yang kau inginkan “ jelasnya panjang lebar
Kemudian dia pergi , kini aku di penuhi kebingungan . Kemudian aku menemui dosen yang tadi mengajarku.
“ permisi bu “ sambilku mengetuk pintu
“ ya silahkan masuk “ ibu mona mempersilahkan aku untuk masuk
“ kenapa Icha ada yang bisa ibu bantu ? “
“ bu , saya ingin menanyakan tentang mahasiswa yang bernama Rowant “ tanyaku pada nya
“ Rowant ? Sepengetahuan ibu tidak ada mahasiswa yang bernama Rowant “ jawab ibu itu singkat
“ begitu ya bu, kalau begitu terima kasih bu atas informasinya saya permisi dulu “
“ oh ya Cha , ibu bukannya mau menyinggung kamu , ibu cuma mau memberi nasihat . Ingat semua yang kamu miliki itu adalah titipan Tuhan, jangan sampai cobaan yang menimpa kamu ini membuat kamu menjadi seseorang yang dijauhi “
“ iya bu , terima kasih “ kemudian aku keluar dari ruangan ibu Mona
Aku sangat bingung , kenapa semua orang tidak ada yang mengetahui tentang Rowant . Dan hal yang paling menyebalkan aku di anggap orang aneh di kampus ini .
Bongkar
Aku yang mulai curiga dengan gelagat Rowant dan semua tingkahnya kepadaku , kini timbul rasa kebencian terhadap Rowant . Aku merasa dia adalah penyebab semua hal buruk yang aku alami di kampus . Kini yang aku pikirkan adalah semua perkataan salah seorang temanku yang ku temui tadi di perpustakaan , yang menyebutkan bahwa aku orang gila .
Aku mencari Rowant ke seluruh sudut di kampus , aku ingin melepaskan semua kekesalan ku kepada Rowant . Dan akhirnya aku menemukan Rowant sedang duduk dengan teman-temannya .
“ Rowant aku ingin berbicara “ aku berkata dari kejauhan
Kemudian Rowant datang menghampir ku
“ kenapa Cha ? “ tanyanya padaku
“ sekarang dengarkan aku baik-baik , aku tidak menyangka selama ini kamu lah yang menyebabkan aku di cap orang gila di kampus ini . Dengar !!!!!! aku tidak ingin lagi melihat kamu di depan muka ku , karena kau tahu cuma aku yang dapat melihat mu jadi tolong jangan siksa aku dengan obsesi kamu , jika kamu ingin membuat kehidupan orang lain menjadi rusak please jangan aku orang nya “
“ Cha ....”
“ jangan pernah sebut nama aku lagi , dengar!!!!!!!!!!!!!!! sekali pun aku mengemis untuk bertemu kamu jangan pernah muncul di hadapanku jika kamu masih ingin melihat aku hidup “ aku berkata sambil berteriak
Kemudian aku pergi meninggalkan Rowant dengan segala kemarahan yang membara .
Dia Hilang
Semenjak perkataan aku kemarin , aku tidak lagi melihat Rowant . Entah dia memang pergi dari kampus atau dia memegang janjinya untuk tidak menampakan mukanya di hadapanku lagi.Pada kenyataannya memang dia tidak ada. Kini aku sedang duduk di taman kampus , aku tengah membaca buku untuk persiapan ujian yang akan aku tempuh sesaat lagi.
“ hai Cha “ seseorang menyapaku
“ hai “ jawabku dengan senyuman diujung bibirku
“ remember me ? “ tanyanya padaku
Aku tidak menjawab , aku membalas pertanyaanya dengan tatapan penuh dengan tanda tanya
“ aku adalah orang yang kau tanyai tentang Rowant di perpustakaan kemarin “ dia coba menjelaskan
“ please jangan sebut-sebut nama itu lagi “
Nama gadis itu Emy , meski kami berbeda jurusan kami mulai berteman . Emy menjelaskan semua yang dia ketahui tentang Phenopeleon , dan penjelasannya itulah yang membuat aku berubah pendapat tentang Phenopeleon . Kota yang ku anggap adalah surga ini , rupanya adalah kota dengan sejuta kemunafikan dan di penuhi orang- orang munafik . Semenjak saat itu aku berubah menjadi anak yang pemarah , tidak fokus belajar dan sering mengurung diri sendiri sehingga aku asyik dengan dunia ku sendiri.
Setiap datang ke kampus Emy selalu mendoktrinkan tentang kebusukan orang-orang yang ada di kampus . Sehingga dunia ku sekarang hanya di penuhi oleh tiga orang yaitu aku , Emy dan Ibu Mona . Merekalah orang yang mengerti tentang aku , dan bukan orang munafik seperti yang lainnya . Semenjak peristiwa itu aku menjauh dari keluarga , aku lebih senang mengurung diri di kamar sekalipun itu waktu makan , ibu yang mengantarkan makanan ke kamar ku , aku berubah menjadi orang yang dingin dan hal itulah yang membuat aku nyaman .
Semua orang hilang dari dunia ku , aku memandang semua dengan pandangan sinis . Di dalam pikiranku semua adalah sebuah kesalahan termasuk orang tuaku . Maka dari itu, Emy mengusulkan aku untuk pergi dari rumah . Malam ini tepat pukul 10 pm aku melompat dari jendela kamarku , kamar ku yang berada di lantai 2 menyebabkan kaki ku terkilir saat melompat dari kamarku .
Kini aku sedang berada di sebuah restaurant , aku duduk di antara keramaian namun aku tetap dalam kesendirian dengan segala ketakutanku . Emy menghampiriku yang datang dari arah pintu belakang .
“ Cha bawa barang nya ? “ tanya Emy padaku dengan suara yang sedikit berbisik
Tak ku jawab pertanyaan itu dengan kata-kata , aku menjawab dengan isyarat anggukan . Kemudian Emy pergi lagi , saat dia sedang pergi Rian datang menghampiriku . Rian adalah teman satu fakultas dengan ku .
“ Cha “ sapanya padaku
Aku jawab dengan sebuah senyuman
“ sendirian aja cha , Rowant , mana ?” tanya Rian padaku
“ Rowant ? “ tanyaku balik kepadanya
“ iya , dari awal masuk kuliah kan kamu dekatnya dengan Rowant , jadi cowok-cowok yang suka sama kamu pada menjauh karena mengira kamu sudah jadian dengan Rowant “ jelasnya padaku
Kemudian Rian pergi meninggalkanku saat melihat teman-teman nya sudah datang . Semua isi pikiranku , jadi berubah bingung . Kini dalam pikiranku aku telah di tipu dengan semua perkataan Emy . Kini muncul tanda tanya besar di pikiran ku mengapa Emy melakukan semua ini kepadaku . Aku mengendap-endap pergi dari restaurant ini , karena aku melihat emy sudah kembali .
Saat aku ada di luar , aku melihat Rowant . Aku mencoba memanggilnnya , namun setelah dia menoleh ke arah ku dia malah tetap saja pergi . Aku tetap mencoba untuk mengejar Rowant , belokan demi belokan aku tempuh untuk mengejar Rowant . Tiba lah aku di sebuah jalan dengan 4 jalan aku bingung , kemana aku harus pergi . Aku terduduk , aku menyesali perbuatan ku . Aku hanya bisa menangis , semua penyesalanku tumpah dengan mengalirnya air mataku . Tiba – tiba aku mendengar suara tepuk tangan
“ good girl “ seorang pria datang mengahampiriku dengan mengenakan kemeja hitam
Aku tidak dapat melihat wajahnya dari kejauhan , karena kurang cahaya yang menerangi
“ seorang gadis bodoh , dengan sifatnya yang manja . Dan aku harus tahan dengannya , dan yang paling membuat aku muak aku harus berpura-pura baik kepadanya . MENJIJIKAN!!!!!!!!!!!!! .” katanya padaku
“ Rowant “ aku terkejut saat melihat orang tersebut mendekat ke arah ku dan dia mencengkram wajahku
“ Rowant , kau benar- benar terkejut atau berpura-pura . Bukankan Emy sudah menjelaskan semua hal dengan mu . Ibu mu , ayahmu ,saudara-saudara mu serta semua orang yang yang ada di sekitar mu . Gadis bodoh “ cacinya padaku
“ jadi kalian ......”
“ tidak , sungguh sangat memalukan aku bekerjasama dengan gadis gila itu . Aku dan dia ada di pihak yang berbeda dan satu hal yang harus aku akui kami memilki satu tujuan yang sama yaitu menginginkan kotak yang sedang kau bawa itu “
“ kenapa “
“ kau tanya mengapa ? dasar benar-benar gadis bodoh . Baiklah sebelum kau mengucapkan selamat tinggal pada dunia , akan kujelaskan . Kotak itu berisi tentang bukti bahwa aku lah yang membunuh gubernur Pheopeleon, sehingga kini ayah ku lah yang diangkat menjadi Gubernur. Kau tahu mengapa aku membunhnya, karena aku muak dengan segala kemunafikan yang ada di kota ini.” Katanya padaku dengan wajah penuh dengan kemarahan
“ sungguh. Sungguh pengakuan yang sangat menyentuh hati, rasanya aku ingin meneteskan air mata “ kata seseorang yang mendekat ke arah kami dengan segerombolan orang
“ Emy “ kataku dengan terkejut
“ dasar kumpulan orang bodoh yang di pimpin oleh seorang gadis gila “ caci Rowant pada Emy
“ memang cukup gila, untuk mencabut nyawamu “ kata emy
Kemudian mereka berkelahi , Rowant yang hanya sendirian mampu menghadapi segerombolan orang . Saat mereka sedang sibuk sendiri , aku mencoba untuk menyelamatkan diri .
“ ssssssstt “ ada suara yang memanggilku
Seorang pria setengah baya , aku kira dia mencoba untuk menyelamatkanku . Aku beranjak ke arah nya . Pria itu menjauhkanku dari kumpulan orang jahat itu . Tiba lah kami di sebuah kursi di tengah taman .
“ apa yang mereka inginkan “ tanya pria itu padaku
“ sebuah kotak “ jawabku singkat
“ mana kotaknya , biar aku amankan “ pria itu memberi penawaran
Kemudian aku memberikan salah satu kotak yang aku bawa . Kemudian pria itu pergi meniggalkanku . Aku mengikutinya dengan cara mengendap-endap , ternyata dia pergi menemui Rowant sepertinya mereka sedang membuat sebuah kesepakatan . Aku tak menyangkan semua orang ternyata tidak ada yang tulus untuk menolong aku . Kini aku pergi sendiri menyendiri , menyusuri jalan sepi . Yang ada di pikiranku adalah keluarga ku , aku menyesal telah membantah dan menyakiti mereka , kini mereka tidak ada di sampingku , ini semua sebab perbuatanku . Hanya air mata yang dapat melampiaskan semua penyesalanku .
Aku letih , aku duduk di sebuah pertokoan yang telah lama di tinggal oleh penduduk, di akibatkan adanya kerusuhan . Aku merasa tempat ini cukup aman untuk menjagaku malam ini , sebelum esok pagi aku pergi mencari jalan pulang . Kini aku hanya bisa berdoa semoga Allah selalu dapat melindungi aku .
Siapa yang bisa aku percaya ?
Sinar matahari menyilaukan mataku , aku merasa aku tengah tidur di atas ranjang raja yang sangat empuk . Saat aku membuka mata , aku terkejut karena kini aku tengah tidur di sebuah rumah yang sangat megah , namun aku dapat mngira ini adalah sebuah istana . Aku bangkit dari tempat tidur ,aku beranjak menysuri ruangan yang sangat megah . Aku terus berjalan dan aku terus di kagumkan dengan megahnya tempat ini , dan tibalah ak di ruang makan sepasang manusia tengah menungguku .
“ sini Icha duduk lah jangan takut “ ajak sang gadis padaku
Aku tidak menjawab , perutku memang sudah lapar tapi aku menahan diri untuk tidak makan , aku takut mereka adalah orang jahat yang ingin meracuni aku . Aku tidak bisa lagi mempercayai orang , karena hampir semua orang yang aku temui adalah penjahat yang hanya menginginkan kotak yang aku miliki .
“ makanlah , kami tahu kamu lapar . Kami tidak akan meracuni kamu “ kata gadis itu lagi
Setelah mereka memakan makanan dari piring yang sama dengan ku , baru aku berani untuk makan . Entah apa yang akan terjadi padaku kali ini , aku tak tahu aku harus bagaimana . Bahkan aku pun tak percaya dengan diri ku sendiri , apakah aku mampu menutupi ketakutanku pada orang-orang yang kini ada di sekitar ku.
Kini aku sangat merindukan ibu “ ibu anak mu harus bagaimana “ . Aku merasa terjebak di dunia orang yang bahkan belum pernah aku kenal . Aku menyesal mengapa aku mengambil kotak itu saat itu , mengapa lelaki pemiliki toko itu membiarkan aku merasakan penderitaan ini . Aku berharap waktu dapat terulang , aku tak ingin di sini , aku ingin bersama keluargaku . Kini aku terjebak di antara orang-orang yang yang memandangku dengan senyuman aneh . Kini aku hanya bisa pasrah , aku tengah memakan makanan ku dengan air mata yang mengalir walaupun ku telah menahannya.
“ aku berharap jika memang ini beracun Tuhan , biarkan aku pergi dari masalah yang rumit ini “ do'a ku dalam hati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar